SELAMAT DATANG DI PERCETAKAN SINBUANA

Atasi Alergi Karena Cuaca

Atasi Alergi Karena Cuaca

Alergi cuaca juga bisa memicu munculnya bercak kemerahan dan bentol pada kulit.
Jum'at, 8 Mei 2009, 16:33 WIB
Irma Kurniati, Mutia Nugraheni
Alergi Dingin (doc Corbis)

VIVAnews – Sering merasa tak sehat saat musim kemarau datang? Udara panas dan kering tiba-tiba membuat Anda bersin tanpa henti. Bisa jadi itu merupakan gejala alergi.

Kondisi cuaca tertentu bisa menimbulkan alergi pada beberapa orang. Misalnya alergi musim panas. Saat musim panas tiba, orang-orang yang menderita alergi cuaca panas bisa mengalami gangguan pada sistem pernapasan.

Bisa juga muncul bercak kemerahan dan bentol pada kulit yang rasanya sangat gatal. Hal yang sama bisa terjadi pada seseorang yang menderita alergi cuaca dingin.

Alergi cuaca panas biasanya dipicu serbuk yang dihasilkan oleh bunga atau rerumputan. Saat musim panas, bunga-bunga akan berkembang dan serbuk-serbuk akan berterbangan. Serbuk tersebut bagi penderita alergi, bisa menimbulkan iritasi kulit, mata dan hidung berair, serta gatal-gatal.

Jika gejala tersebut sering muncul pada Anda ketika musim panas sebaiknya hindari memotong rumput atau berkebun saat musim panas. Karena akan menicu munculnya gejala alergi. Saat angin berhembus kencang sebaiknya segera tutup jendela dan pintu di rumah Anda, lalu gunakan pendingin ruangan untuk menghindari terkena serbuk pemicu alergi.

Apabila Anda memiliki hewan peliharaan yang berbulu seperti anjing atau kucing, mintalah anggota keluarga Anda untuk memandikannya setiap hari. Hal itu akan membantu menyingkirkan serbuk-serbuk yang menempel pada bulu hewan peliharaan dan bisa memicu munculnya alergi.

Sedangkan alergi musim dingin atau hujan biasanya, dipicu sensitivitas tubuh terhadap jamur dan debu. Saat musim dingin, orang cenderung menghabiskan waktu dalam rumah. Jika rumah tidak bersih dan terdapat banyak debu dan jamur, maka akan memicu timbulnya alergi.

Untuk itu, menjelang musim hujan pastikan perabot dan peralatan rumah tangga lainnya dalam rumah bersih dari debu.

Pertimbangkan juga untuk membeli sistem filtrasi udara yang memiliki sistem HEPA (High Efficiency Particulate Air) untuk mengurangi debu dan kutu dalam rumah.Bersihkan juga karpet dan sofa dengan penghisap debu yang memiliki kantong lapisan filter berlapis banyak untuk menghilangkan debu pemicu alergi.

Jika Anda alergi debu, sebaiknya ganti karpet di rumah Anda dengan alas yang berbahan baku kayu atau bahan lain yang mudah dibersihkan. Karena karpet dengan mudah menyimpan debu dan akan menempel dalam waktu lama dan harus dibersihkan secara teratur.

Bila alergi Anda mulai muncul, sebaiknya konsultasi dengan dokter secara teratur. Dokter akan memberikan tips, perawatan dan obat untuk meredakan alergi Anda. Biasakan gaya hidup bersih untuk mengurangi munculnya alergi.

• VIVAnew