Mengenal Ciri Penderita Hepatitis B
Mengenal Ciri Penderita Hepatitis B
Waspadai jika Anda mudah lelah dan capai, demam, nyeri sendi, mata kuning.
Sabtu, 30 Mei 2009, 18:11 WIB
Umi Kalsum, Nerisa
|
BERITA TERKAIT
- Kulit atau mata menguning, kondisi ini sering disebut penyakit kuning
- Mudah lelah dan capai
- Hilang nafsu makan dan mual
- Air seni berwarna gelap
- Demam
- Nyeri sendi
Dr Poernomo Boedi Setiawan, SpPD KGEH mengatakan, masa pasien dengan gejala seperti itu merupakan masa aktif penyakit hepatitis B. Pada masa tersebut, Anda sebaiknya masuk ke dalam taraf pengobatan intensif.
"Pengobatan dilakukan dengan menyuntik antivirus," jelas dia padaacara media briefing Indonesia Viral Hepatitis B di hotel JW Marriott, Jakarta, Sabtu 30 Mei 2009.
Dr Poernomo menambahkan, antivirus bagi hepatitis B kini sudah makin mutakhir. Penelitian terbaru berhasil menyiptakan immuno modulator, yakni obat antivirus yang bisa merangsang imun tubuh, sehingga hasil antivirus bisa berguna melawan virus hepatitis B dalam tubuh yang belum terdeteksi. Sedangkan, antivirus yang sudah ada hanya berperan untuk melawan virus yang sudah ganas.
"Immuno modulator atau PEG Interferon Alfa-2a mampu merangsang kekebalan tubuh, sehingga kesembuhan klinis terus meningkat, bahkan setelah pasien tidak mengonsumsi obat tersebut," tuturnya.
Dia menambahkan, 12,2 persen pasien yang mengonsumsi PEG berhasil mencapai kesembuhan klinis berdasar penelitian pada jangka waktu lima tahun setelah terapi berakhir. Sedangkan, obat antivirus biasa hanya mencapai tingkat kesembuhan 3,5 persen.
Meski demikian, dia mengatakan, penyakit hepatitis B terus diteliti dan makin hari akan banyak terobosan baru bagi kesembuhan pengidap penyakit ini. "Yang terpenting, virus hepatitis B tidak bisa menjadi alasan untuk menolak status seseorang dalam kehidupan sosial. Karena, obatnya akan terus berkembang," kata Dr Poernomo


