SELAMAT DATANG DI PERCETAKAN SINBUANA

General Motors Resmi Nyatakan Pailit

General Motors Resmi Nyatakan Pailit

Perusahaan AS ini menyatakan menderita kerugian dari utang sebesar US$ 172,81 miliar.
Senin, 1 Juni 2009, 19:52 WIB
Umi Kalsum, Shinta Eka Puspasari
Kantor Pusat General Motors di Detroit, Amerika Serikat (AP Photo/Paul Sancya)

VIVAnews - Perusahaan otomotif General Motors resmi menyatakan diri pailit berdasarkan Pasal 11 Undang-undang Perlindungan Kepailitan, Senin 1 Juni 2009.

Perusahaan Amerika Serikat ini menyatakan menderita kerugian dari utang sebesar US$ 172,81 miliar dan kerugian aset sebesar US$ 82,29 miliar.

Pernyataan pailit ini membuat GM memasuki program penyelamatan sesuai rencana pemerintahan presiden Barack Obama. Dengan program ini, pemerintah menguasai saham mayoritas perusahaan raksasa otomotif AS dan GM juga akan mengalami penyusutan ukuran perusahaan.

Departemen Keuangan AS akan mengucurkan dana reorganisasi GM sebesar US$ 30 miliar. Sebelumnya, GM telah menerima dana talangan berupa pinjaman bunga rendah mencapai US$ 20 miliar.

Selain GM, perusahaan otomotif Chrysler LLC telah mengikuti program proteksi kepailitan pada April lalu. Chrsyler diperkirakan akan dapat kembali bangkit dan keluar dari program tersebut, pekan ini.

Pemerintah federal akan memiliki sekitar 60 persen saham di GM yang baru. Pemerintah Kanada akan mendapat 12,5 persen saham, United Auto Workers 17,5 persen saham, dan pemegang saham lainnya akan mendapat sepuluh persen. Pemilik saham GM saat ini diharapkan menjual seluruh sahamnya.

Menanggapi kepailitan GM, Presiden Obama akan memberi pidato mengenai masa depan perusahaan ini dari Washington pada Senin siang waktu setempat (tengah malam WIB). Pidato Obama akan diikuti pernyataan pers Kepala Eksekutif Korporat (CEO) GM Fritz Henderson dari New York.

Selain pengumuman pailit, GM diperkirakan juga akan mengumumkan pemangkasan 14 pabriknya. Mesin di salah satu pabrik akan diganti untuk pembuatan mobil kecil.

Sebelumnya, harga saham GM di Wall Street Jumat pekan lalu turun menjadi 75 sen per lembar. Itu merupakan harga saham terendah yang dialami GM selama 100 tahun. Lagipula, saat menjalani proses perlindungan pailit, harga saham GM tidak akan lagi bernilai. (AP)